Pemerintah
terus menghimbau agar masyarakat untuk siap, bukannya panik setengah
mati untuk menghadapi virus corona. Pertanyaannya, seberapa siapkah
dirimu? Apa yang perlu dilakukan untuk meminimalkan terpapar virusnya?
Nah, berikut hal yang harus dan jangan dilakukan untuk melawan virus
corona penyebab COVID-19.
Harus dan Jangan Dilakukan untuk Semua Orang
1. Harus Dilakukan: Cuci Tangan
Cucilah
tangan setidaknya selama 20 detik, beberapa kali sehari. Gunakan sabun
dan air atau pembersih tangan dengan alkohol setidaknya 60 persen. Ini
waktu yang tepat mencuci tangan, yaitu:
-
Sebelum memasak atau makan;
-
Setelah menggunakan kamar mandi;
-
Setelah menutup hidung saat batuk, atau bersin.
2. Jangan Dilakukan: Menyentuh Mata, Hidung, dan Mulut
Untuk
mencegah virus corona, jangan sekali-kali menyentuh mata, hidung, atau
mulut saat tangan dalam keadaan kotor. Ingat, penularan virus corona
bisa terjadi ketika tangan menyentuh barang yang terkontaminasi virus,
dan kemudian menyentuh mata atau wajah.
3. Harus Dilakukan: Kenali Gejalanya
Gejala
penyakit COVID-19 boleh dibilang hampir serupa dengan flu. Oleh sebab
itu, kenali gejalanya agar tidak keliru. Lalu, apa saja gejala COVID-19?
Nah, berikut ini gejalanya menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
dalam Report of the WHO-China Joint Mission on Coronavirus Disease 2019
(COVID-19):
-
Demam (87,9 persen);
-
Batuk kering (67,7 persen);
-
Kelelahan (38 persen);
-
Produksi dahak (33,4 persen);
-
Sesak napas (18,6 persen);
-
Sakit tenggorokan ( 13,9 persen);
-
Sakit kepala (13,6 persen);
-
Hidung tersumbat (4,8 persen).
Nah,
sudah tahu perbedaan gejala COVID-19 dan flu, kan? Kalau kamu masih
sulit membedakan gejala COVID-19 dengan flu, segera tanyakan pada
dokter. Kamu bisa bertanya langsung pada dokter lewat fitur Chat dan Voice/Video Call atau buat janji dengan dengan dokter di rumah sakit rujukan COVID-19 yang dekat dengan tempat tinggalmu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!
4. Jangan Dilakukan: Mengenakan Masker Bila Sehat
Menteri
Kesehatan RI, WHO, dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC)
memiliki satu suara tentang penggunaan masker. Semua sepakat bahwa
masker hanya direkomendasikan untuk orang sakit. Masker ini bisa
membantu mereka untuk melindungi orang lain dari sebaran virus.
CDC
mengatakan, orang sehat di AS dilarang memakai masker. Alasannya, masker
tidak melindungi mereka dari virus jenis terbaru. Menurut US Surgeon
General (ahli bedah), masker yang tidak dipakai dengan benar dapat
meningkatkan risiko infeksi.
Ingat,
saat ini permintaan masker di Indonesia, bahkan seluruh dunia sangat
tinggi. Oleh sebab itu, berikanlah masker pada orang yang benar-benar
membutuhkannya, seperti orang yang sakit atau petugas medis yang merawat
pasien virus corona.
5. Harus Dilakukan: Jauhi Tempat Keramaian
Petimbangkanlah
untuk mengambil langkah pencegahan ekstra. Contohnya, hindari tempat
keramaian bila sedang sakit atau berusia di atas 60 tahun (lansia).
Menurut riset dari pemerintah Tiongkok, lansia dan pengidap penyakit
kronis, memiliki risiko yang lebih tinggi terserang virus corona.
6. Jangan Dilakukan: Bepergian saat Sakit
Untuk
mencegah penyebaran virus corona, sebaiknya jangan bepergian bila sakit,
demam, atau mengalami gejala-gejala COVID-19. Bila dirimu sedang sakit
saat berada dalam penerbangan, segera beritahu kru pesawat. Setelah tiba
di tempat tujuan, temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang
tepat.
7. Harus Dilakukan: Hindari Negara Terdampak
Pertimbangkan
kembali, atau jangan melakukan perjalanan ke negara-negara yang terkena
dampak virus corona. Saat ini penyebaran COVID-19 telah mencapai lebih
dari 70 negara. CDC menyarankan untuk menghindari perjalanan yang tidak
penting ke Tiongkok dan Korea Selatan.
Terutama
untuk orang-orang dalam kelompok yang berisiko tinggi (lansia dan
pengidap penyakit kronis), tundalah perjalanan ke Italia, Jepang, dan
negara lainnya yang terdampak.
8. Jangan Dilakukan: Panik
Pemerintah
Indonesia lewat presiden Joko Widodo menghimbau masyarakat agar tetap
waspada, tenang, bukan panik dalam menghadapi virus corona. Ambilah
tindakan pencegahan yang tepat seperti hal-hal di atas. Kamu
juga bisa bertanya langsung pada dokter atau profesional lainnya
melalui sambungan telepon yang disediakan oleh pemerintah. Berikut
hotline COVID-19 yang disediakan oleh pemerintah, yaitu:
-
119
-
021-5210411
-
0812 1212 3119
9. Harus Dilakukan: Persiapan Obat dan Disinfektan
Pastikan
kamu memiliki persediaan obat-obatan dan disinfektan di rumah. Bila
anggota keluarga ada yang sakit, berilah obat pereda gejala yang dijual
bebas, kemudian segera temui dokter di rumah sakit. Disinfektan bertujuan untuk membersihkan permukaan benda yang terkontaminasi virus dari orang sakit.
Menurut
riset, virus corona terbaru atau SARS-CoV-2 bisa bertahan di permukaan
benda, selama beberapa jam hingga hitungan hari. Bersihkan benda-benda
yang rawan dihinggapi virus secara teratur. Misalnya gagang pintung,
ponsel pintar, pegangan tangga, hingga telepon.
Harus dan Jangan Dilakukan saat Sakit
1. Harus Dilakukan: Segera Temui Dokter
Segeralah
temui dokter bila mengalami demam, batuk, sesak napas, dan
gejala-gejala COVID-19 lainnya. Gunakanlah masker untuk meminimalkan
risiko penyebaran virus ke orang lain, saat pergi ke klinik atau rumah
sakit.
2. Jangan Dilakukan: Keluar Rumah
Jangan
sekali-kali keluar rumah dalam keadaan sakit, kecuali untuk menemui
dokter. Jika kamu pergi keluar dalam keadaan sakit, hindarilah
transportasi umum untuk mencegah penyebaran virus.
3. Harus Dilakukan: Pelajari Etika Batuk yang Benar
Ketika
batuk atau bersin, tutuplah mulut dan hidung menggunakan lekukan siku
atau tisu. Kemudian, buanglah tisu tersebut ke tempat sampah yang
tertutup.
4. Jangan Dilakukan: Berkumpul dengan Keluarga atau Teman
Sebisa
mungkin tundalah acara atau kegiatan lainnya yang sudah direncanakan.
Singkat kata, jangan bepergian atau berkumpul dengan teman atau
keluarga, bila dirimu dalam keadaan sakit. Apalagi bila sakitnya
menunjukkan gejala-gejala COVID-19. Cobalah untuk tetap di kamar dan
gunakan kamar mandi terpisah bila memungkinkan.
Hindari
juga bermain dengan hewan peliharaan. Beberapa waktu lalu, dikabarkan
kasus pertama penularan virus corona dari manusia ke hewan (anjing) di
Hong Kong. Namun, ahli di CDC mengatakan mereka tidak mengetahui pasti
apakah hewan peliharaan bisa tertular virus corona.
5. Harus Dilakukan: Kenakan Masker
Jika kamu sedang sakit, wajib untuk memakai masker.
Pastikan kamu mengenakan masker dengan benar. Penggunaan masker bagi
orang sakit bisa meminimalkan risiko penyebaran virus bagi orang lain di
sekitarnya.
6. Jangan Dilakukan: Minum Antibiotik
Jangan
mengonsumsi antibiotik bila keluhannya mengarah pada COVID-19. Ingat,
antibiotik hanya bekerja pada penyakit yang disebabkan oleh bakteri.
Sedangkan COVID-19 disebabkan oleh virus corona jenis SARS-CoV-2.
Nah,
sudah tahu kan apa saja yang harus dan jangan dilakukan untuk melawan
virus corona? Yuk, lakukan hal-hal di atas untuk mencegah penularan
virusnya!

0 komentar:
Posting Komentar