Rabu, 29 April 2020
Kapolda Minta Kendaraan Pribadi tak Masuk Sumbar Saat PSBB
"Semua kendaraan berbagai jenis mulai dari roda dua, roda empat, dan roda enam yang datang dari luar untuk tidak diperbolehkan masuk ke Sumatera Barat begitu pun sebaliknya," kata Irjen Toni, di Padang, Rabu.
Ia mengatakan kendaraan yang dibolehkan yakni angkutan sembako, alat kesehatan, mobil tangki BBM, ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan dinas TNI-Polri.
PADANG -- Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Toni Harmanto meminta kendaraan pribadi dan pariwisata tidak masuk ke Sumbar saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu untuk memutus penyebaran pandemi Covid-19
Ia meminta bantuan dan kerja sama kepada semua pihak, serta pengelola angkutan umum dan pelaku pariwisata untuk tidak melakukan dan melayani kegiatan mudik Lebaran 2020 ke daerah tersebut.
Menurut dia, dalam kondisi seperti ini, kendaraan yang masuk sudah pasti akan dicegah dan dilarang ke wilayah perbatasan. Di perbatasan sudah berdiri Pos Pam Operasi Ketupat 2020.
"Kita tidak ingin terjadi penumpukan di Pos Operasi Ketupat di perbatasan dan menyulitkan untuk berputar arah. Mari kita dukung seluruh upaya pencegahan penyebaran virus ini," kata dia lagi.
Sebelumnya, Polda Sumbar memperketat pemeriksaan terhadap orang masuk di pintu masuk perbatasan daerah ini saat pemberlakuan PSBB di daerahnya, untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19.
Ia mengatakan ada sembilan pintu masuk di Sumbar selama ini sudah dijaga bersama aparat dari instansi terkait. "Pemeriksaan terhadap orang masuk akan diperketat selama masa PSBB," kata dia lagi.
Polda Sumbar mencatat sejak 31 Maret hingga 19 April 2020, jumlah kendaraan yang melintas masuk ke Sumbar sebanyak 39.544 unit. Jumlah kendaraan itu terdiri dari 8.241 kendaraan roda dua, 18.969 roda empat, dan 12.334 roda enam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
WHO sudah "mengetuk palu", kini virus corona jenis novel coronavirus (2019-nCoV) ditetapkan sebagai Public Health Emergency of...
-
Di bulan suci Ramadhan ini banyak orang-orang yang melakukan bakti sosial dengan membagikan sembako dan bantuan lain untuk masyarakat ...
-
Usianya baru 7 tahun. Namun bocah asal Cardiff ini harus menerima kenyataan pahit kehilangan ibu dan nenek yang ia cintai karena Corona ...
-
Hingga saat ini, vaksin atau obat yang mampu menangkal virus corona belum juga ditemukan. Hal tersebut berarti, setiap orang harus memil...
-
VIVA – Pabrik rokok di Rungkut 2 milik PT HM Sampoerna Tbk menjadi klaster penularan baru virus Corona COVID-19 baru di Kota Surabaya, J...
-
Duka menyelimuti RSUD dr Soewandhie, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/4) malam. Salah seorang dokter setempat meninggal diduga akibat...
-
Siapa pun dapat terinfeksi virus corona. Akan tetapi, bayi dan anak kecil, serta orang dengan kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan...
-
Virus corona dikenal mampu bertahan pada benda-benda di sekitar dan baru akan menghilang dalam waktu beberapa hari. Hal lain yang menj...
-
Ancaman virus corona penyebab COVID-19 di Indonesia membuat sebagian besar masyarakat resah. Alasannya jelas, virus corona Wuhan (SARS-C...
-
"Semua kendaraan berbagai jenis mulai dari roda dua, roda empat, dan roda enam yang datang dari luar untuk tidak diperbolehkan masuk...

0 komentar:
Posting Komentar