Sabtu, 25 April 2020

agar Puasa Tetap Lancar di Tengah Pandemi Corona

Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan bahwa 1 Ramadan jatuh pada Jumat (24/4). Namun, bulan Ramadan kali ini akan sangat berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya semua orang masih harus tetap menerapkan physical distancing untuk menekan penyebaran virus corona SARS-CoV-2 yang menjadi penyebab COVID-19
Selama 29 atau 30 hari ke depan, umat Muslim akan berpuasa atau tidak makan dan minum dari fajar hingga matahari terbenam. Berpuasa adalah kewajiban bagi semua pengikut ajaran Islam, namun ada beberapa pertimbangan dalam hal puasa selama pandemi. Ahli imunologi University of Sussex, Dr Jenna Macciochi mengatakan bahwa dalam memerangi infeksi, kita membutuhkan banyak energi. Pasalnya saat tubuh tidak makan atau minum dalam waktu lama dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Ingin puasa tetap lancar di tengah pandemi COVID-19, maka kamu bisa mengikuti beberapa saran yang dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berikut ini:

Penuhi Kebutuhan Gizi dan Air saat Berbuka

Penting untuk memiliki kekebalan tubuh yang ekstra saat bulan Ramadan. Tidak hanya untuk mempertahankan stamina yang diperlukan untuk beraktivitas, gizi yang cukup dapat meminimalkan risiko terinfeksi COVID-19.
Oleh karena itu, pastikan untuk memperhatikan asupan gizi dan hidrasi saat berbuka. Cara mudahnya, kamu bisa mengonsumsi makanan segar, bukan kemasan, serta menjaga asupan air putih setidaknya delapan gelas per hari. 

Tetap Berolahraga

Puasa bukan alasan untuk bisa bermalas-malasan seharian. Kamu tetap harus melakukan aktivitas fisik seperti olahraga ringan selama berpuasa. Walaupun diperlukan pembatasan secara intensitas dan jenis gerakan yang dipilih supaya tidak mudah lemas, namun hal ini penting untuk tetap menjaga kebugaran.
Namun, selama penerapan physical distancing, lakukan olahraga di dalam rumah saja atau mengikuti kelas online, seperti yoga atau aerobik di rumah. Olahraga juga bisa menjadi cara sehat untuk terhindar dari stres selama masa sulit ini.

Hindari Rokok 

Selama berpuasa, apalagi saat pandemi COVID-19 berlangsung kamu tidak disarankan untuk merokok. Pasalnya, perokok umumnya sudah memiliki kapasitas paru-paru yang berkurang. Alhasil, kondisi ini bisa meningkatkan risiko seseorang terjangkit virus corona dan menyebabkan seseorang tidak bisa menjalankan ibadah puasa sebagaimana mestinya. 

Tetap Lakukan Physical Distancing dan Jaga Kebersihan Diri 

Selama bulan suci Ramadan rasanya tidak lengkap jika tidak beramal kepada orang yang membutuhkan. Jika kamu ingin tetap bersedekah, pastikan anjuran untuk pembatasan fisik dan menjaga kebersihan diri tetap diterapkan. Misalnya seperti tidak menciptakan kerumunan, mengantre dalam jarak yang ditentukan, menggunakan pelindung diri seperti masker, menghindari menyentuh wajah, dan selalu mencuci tangan dengan air dan sabun.
Selain itu, physical distancing juga bisa dilakukan dengan tidak melakukan kegiatan “ngabuburit” dan mengalihkannya dengan aktivitas lain di dalam rumah, serta melakukan salat tarawih dan ibadah malam hari lainnya di rumah saja. 

Jangan Paksakan Berpuasa Jika Sakit

Orang yang sakit, termasuk yang mengidap COVID-19, tidak diwajibkan berpuasa. Selain itu, orang dengan kondisi jangka panjang tertentu seperti diabetes dengan komplikasi juga tidak diwajibkan berpuasa. Jangan memaksakan diri berpuasa jika sakit, sebab ini bisa saja memperburuk keadaan karena tubuh jadi tidak punya tenaga ekstra untuk melawan penyakit. 

Itulah beberapa saran yang bisa kamu ikuti selama berpuasa di tengah pandemic COVID-19 ini. Pastikan kamu tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

 

CORONA PEDIA Published @ 2014 by Ipietoon