Selama 29 atau 30 hari ke depan, umat Muslim akan berpuasa
atau tidak makan dan minum dari fajar hingga matahari terbenam.
Berpuasa adalah kewajiban bagi semua pengikut ajaran Islam, namun ada
beberapa pertimbangan dalam hal puasa selama pandemi. Ahli imunologi
University of Sussex, Dr Jenna Macciochi mengatakan bahwa dalam
memerangi infeksi, kita membutuhkan banyak energi. Pasalnya saat tubuh
tidak makan atau minum dalam waktu lama dapat melemahkan sistem
kekebalan tubuh.
Ingin
puasa tetap lancar di tengah pandemi COVID-19, maka kamu bisa mengikuti
beberapa saran yang dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berikut
ini:
Penuhi Kebutuhan Gizi dan Air saat Berbuka
Penting
untuk memiliki kekebalan tubuh yang ekstra saat bulan Ramadan. Tidak
hanya untuk mempertahankan stamina yang diperlukan untuk beraktivitas,
gizi yang cukup dapat meminimalkan risiko terinfeksi COVID-19.
Oleh
karena itu, pastikan untuk memperhatikan asupan gizi dan hidrasi saat
berbuka. Cara mudahnya, kamu bisa mengonsumsi makanan segar, bukan
kemasan, serta menjaga asupan air putih setidaknya delapan gelas per
hari.
Tetap Berolahraga
Puasa
bukan alasan untuk bisa bermalas-malasan seharian. Kamu tetap harus
melakukan aktivitas fisik seperti olahraga ringan selama berpuasa.
Walaupun diperlukan pembatasan secara intensitas dan jenis gerakan yang
dipilih supaya tidak mudah lemas, namun hal ini penting untuk tetap
menjaga kebugaran.
Namun, selama penerapan physical distancing,
lakukan olahraga di dalam rumah saja atau mengikuti kelas online,
seperti yoga atau aerobik di rumah. Olahraga juga bisa menjadi cara
sehat untuk terhindar dari stres selama masa sulit ini.
Hindari Rokok
Selama
berpuasa, apalagi saat pandemi COVID-19 berlangsung kamu tidak
disarankan untuk merokok. Pasalnya, perokok umumnya sudah memiliki
kapasitas paru-paru yang berkurang. Alhasil, kondisi ini bisa
meningkatkan risiko seseorang terjangkit virus corona dan menyebabkan
seseorang tidak bisa menjalankan ibadah puasa sebagaimana mestinya.
Tetap Lakukan Physical Distancing dan Jaga Kebersihan Diri
Selama
bulan suci Ramadan rasanya tidak lengkap jika tidak beramal kepada orang
yang membutuhkan. Jika kamu ingin tetap bersedekah, pastikan anjuran
untuk pembatasan fisik dan menjaga kebersihan diri tetap diterapkan.
Misalnya seperti tidak menciptakan kerumunan, mengantre dalam jarak yang
ditentukan, menggunakan pelindung diri seperti masker, menghindari
menyentuh wajah, dan selalu mencuci tangan dengan air dan sabun.
Selain itu, physical distancing
juga bisa dilakukan dengan tidak melakukan kegiatan “ngabuburit” dan
mengalihkannya dengan aktivitas lain di dalam rumah, serta melakukan
salat tarawih dan ibadah malam hari lainnya di rumah saja.
Jangan Paksakan Berpuasa Jika Sakit
Orang
yang sakit, termasuk yang mengidap COVID-19, tidak diwajibkan berpuasa.
Selain itu, orang dengan kondisi jangka panjang tertentu seperti
diabetes dengan komplikasi juga tidak diwajibkan berpuasa. Jangan
memaksakan diri berpuasa jika sakit, sebab ini bisa saja memperburuk
keadaan karena tubuh jadi tidak punya tenaga ekstra untuk melawan
penyakit.
Itulah
beberapa saran yang bisa kamu ikuti selama berpuasa di tengah pandemic
COVID-19 ini. Pastikan kamu tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri
supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

0 komentar:
Posting Komentar